Jumat, 26 Agustus 2011

Kisah Gadis Kecil di Hari Raya Idul Fitri

Kisah ini terjadi di Madinah pada suatu pagi di hari raya Idul Fitri. Rasulullah saw seperti biasanya mengunjungi rumah demi rumah untuk mendoakan para muslimin dan muslimah, mukminin dan mukminah agar merasa bahagia di hari raya itu. Alhamdulillah, semua terlihat merasa gembira dan bahagia, terutama anak-anak. Mereka bermain sambil berlari-lari kesana kemari dengan mengenakan pakaian hari rayanya. Namun tiba-tiba Rasulullah saw melihat di sebuah sudut ada seorang gadis kecil sedang duduk bersedih. Ia memakai pakaian tambal-tambal dan sepatu yang telah usang.

Rasulullah saw lalu bergegas menghampirinya. Gadis kecil itu menyembunyikan wajahnya dengan kedua tangannya, lalu menangis tersedu-sedu. Rasulullah saw kemudian meletakkan tangannya yang putih sewangi bunga mawar itu dengan penuh kasih sayang di atas kepala gadis kecil tersebut, lalu bertanya dengan suaranya yang lembut : “Anakku, mengapa kamu menangis? Hari ini adalah hari raya bukan?” Gadis kecil itu terkejut. Tanpa berani mengangkat kepalanya dan melihat siapa yang bertanya, perlahan-lahan ia menjawab sambil bercerita : “Pada hari raya yang suci ini semua anak menginginkan agar dapat merayakannya bersama orang tuanya dengan berbahagia.

Anak-anak bermain dengan riang gembira. Aku lalu teringat pada ayahku, itu sebabnya aku menangis. Ketika itu hari raya terakhir bersamanya. Ia membelikanku sebuah gaun berwarna hijau dan sepatu baru. Waktu itu aku sangat bahagia. Lalu suatu hari ayahku pergi berperang bersama Rasulullah saw. Ia bertarung bersama Rasulullah saw bahu-membahu dan kemudian ia meninggal. Sekarang ayahku tidak ada lagi. Aku telah menjadi seorang anak yatim. Jika aku tidak menangis untuknya, lalu siapa lagi?”

Setelah Rasulullah saw mendengar cerita itu, seketika hatinya diliputi kesedihan yang mendalam. Dengan penuh kasih sayang ia membelai kepala gadis kecil itu sambil berkata: “Anakku, hapuslah air matamu… Angkatlah kepalamu dan dengarkan apa yang akan kukatakan kepadamu…. Apakah kamu ingin agar aku menjadi ayahmu? …. Dan apakah kamu juga ingin agar Fatimah menjadi kakak perempuanmu…. dan Aisyah menjadi ibumu…. Bagaimana pendapatmu tentang usul dariku ini?”

Begitu mendengar kata-kata itu, gadis kecil itu langsung berhenti menangis. Ia memandang dengan penuh takjub orang yang berada tepat di hadapannya. Masya Allah! Benar, ia adalah Rasulullah saw, orang tempat ia baru saja mencurahkan kesedihannya dan menumpahkan segala gundah di hatinya. Gadis yatim kecil itu sangat tertarik pada tawaran Rasulullah saw, namun entah mengapa ia tidak bisa berkata sepatah katapun. Ia hanya dapat menganggukkan kepalanya perlahan sebagai tanda persetujuannya. Gadis yatim kecil itu lalu bergandengan tangan dengan Rasulullah saw menuju ke rumah. Hatinya begitu diliputi kebahagiaan yang sulit untuk dilukiskan, karena ia diperbolehkan menggenggam tangan Rasulullah saw yang lembut seperti sutra itu.

Sesampainya di rumah, wajah dan kedua tangan gadis kecil itu lalu dibersihkan dan rambutnya disisir. Semua memperlakukannya dengan penuh kasih sayang. Gadis kecil itu lalu dipakaikan gaun yang indah dan diberikan makanan, juga uang saku untuk hari raya. Lalu ia diantar keluar, agar dapat bermain bersama anak-anak lainnya. Anak-anak lain merasa iri pada gadis kecil dengan gaun yang indah dan wajah yang berseri-seri itu. Mereka merasa keheranan, lalu bertanya :

“Gadis kecil, apa yang telah terjadi? Mengapa kamu terlihat sangat gembira?”
Sambil menunjukkan gaun baru dan uang sakunya gadis kecil itu menjawab :
“Akhirnya aku memiliki seorang ayah! Di dunia ini, tidak ada yang bisa menandinginya! Siapa yang tidak bahagia memiliki seorang ayah seperti Rasulullah? Aku juga kini memiliki seorang ibu, namanya Aisyah, yang hatinya begitu mulia. Juga seorang kakak perempuan, namanya Fatimah. Ia menyisir rambutku dan mengenakanku gaun yang indah ini. Aku merasa sangat bahagia, dan ingin rasanya aku memeluk seluruh dunia beserta isinya.”

Rasulullah saw bersabda : ”Siapa yang memakaikan seorang anak pakaian yang indah dan mendandaninya pada hari raya, maka Allah SWT akan mendandani/menghias inya pada hari Kiamat. Allah SWT mencintai terutama setiap rumah, yang di dalamnya memelihara anak yatim dan banyak membagi-bagikan hadiah. Barangsiapa yang memelihara anak yatim dan melindunginya, maka ia akan bersamaku di surga.”

Minggu, 07 Agustus 2011

Cara Mendaftarkan Blog sendiri di Search Engine

Banyak cara yang bisa kita lakukan agar blog kita bisa dikenal dan di kunjungi, antara lain adalah dengan rajinnya kita blogwalking atau berkunjung ke blog milik orang lain, mendaftarkan ke berbagai agregator, dan yang paling efektif adalah melalui search engine atau mesin pencari.
Bagi blogger pemula mungkin berangggapan bahwa apabila kita membuat website atau blog akan secara otomatis terindeks atau berada pada list berbagai search engine, dan kenyataannya tidaklah demikian. Seperti halnya sebuah sekolah, agar nama kita terdaftar pada buku daftar siswa, tentunya kita harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu ke sekolah tersebut. Sama halnya dengan mesin pencari, agar blog kita terindeks pada mesin pencari, maka kita harus terlebih dahulu mendaftarkan blog milik kita pada situs pemilik mesin pencari.

Mesin pencari tentu jumlahnya sangat banyak sekali, dan pada saat ini yang paling terkenal di dunia adalah Google, Yahoo, serta Msn. Apabila blog kita ingin terindeks pada mesin pencari mereka, maka kewajiban kita adalah mendaftarkan URL blog kita pada mesin pencari mereka. Bila ada yang belum tahu ke manakah harus mendaftarkan blognya, maka silahkan simak tulisan berikut :



Daftar GoogleUntuk mendaftar ke google, silahkan sobat kunjungi http://www.google.com/addurl/, nah apabila sudah berada pada halaman pendaftaran ada beberapa langkah yang harus di lakukan, yaitu mengisi form yang di sediakan :



URL –> Isi dengan URL blog sobat.



Comments –> Isi dengan keyword atau kata kunci yang berhubungan dengan blog sobat



Isi kotak kosong dengan huruf Verifikasi yang tersedia



Klik tombol Add URL



Selesai.Setelah sobat melakukan pendaftaran ke Google, maka tidak serta merta blog sobat terindeks pada mesin pencari nya, akan tetapi memerlukan 3 sampai 4 minggu baru blog sobat bisa terindeks. Jika sudah 3 sampai 4 minggu, maka cobalah ketik alamat blog sobat pada mesin pencari google, apakah sudah terindeks atau belum? jika belum, coba tunggu beberapa minggu lagi, dan tuliskan kembali alamat blog sobat, Jika ternyata masih belum juga, coba deh daftarin lagi blog nya ke google seperti langkah di atas. Atau mungkin sobat tidak sabar ingin cepat terindeks, sebenarnya bisa saja ini terjadi, hanya dalam 3 atau 4 hari saja blog sobat sudah bisa terindeks di google. Ingin tahu caranya? simak saja postingan berikutnya ya, mungkin satu dua hari ke depan artikelnya selesai saya buat.



Daftar Yahoo!Untuk mendaftar ke yahoo! silahkan sobat kunjungi https://siteexplorer.search.yahoo.com/submit. Akan tetapi untuk mendaftar ke yahoo, sobat harus terlebih dahulu mempunyai account yahoo, karena di perlukan log in terlebih dahulu ke account yahoo. Bagi yang belum punya account yahoo (email di yahoo) silahkan bikin dulu, bagi yang sudah punya, sobat tinggal login dengan username serta password sobat. Apabila sudah login, nanti sudah tersedia kolom untuk di isi, silahkan isi kolom tersebut dengan URL sobat, kemudian klik tombol Add URL, selesai. Jika ingin memasukan alamat feed sekalian, sobat bisa memasukannya. Ingat, alamat feed di blogger hanya tinggal menambahkan atom.xml di belakang uRL blog sobat, contoh : untuk blog saya ini mempunyai alamat feed sebagai berikut :
http://radhitisme.blogspot.com/atom.xml
atau memakai www pun sama saja :
http://www.radhitisme.blogspot.com/atom.xml



Daftar ke MsnUntuk daftar ke Msn, silahkan sobat kunjungi http://search.msn.com/docs/submit.aspx?FORM=WSDD2 silahkan sobat isi huruf verifikasi dan URL sobat pada kotak yang tersedia, kemudian klik tombol Submit URL, selesai.
Apabila sobat mempunyai keinginan lebih, yaitu URL blog sobat terindeks pada puluhan mesin pencari, sobat bisa menggunakan bantuan situs submitter. Coba klik saja banner dibawah ini :

Tugas sobat hanya mengisi alamat URL blog miliknya, serta menuliskan alamat email saja, kemudian klik tombol Submit Your Site.
Jika ingin lebih cepat terkenal coba lakukan ping ke bebagai agregator, silahkan klik banner di bawah :


Anda tinggal mengisi form yang di sediakan.
Selamat Mencoba...

Alamat web untuk mencari template

1. http://freetemplates.blogspot.​com/
2. www.zoomtemplate.com/
3. http://blogtemplate4u.com/
4. http://template-godown.com/
5. http://template-bloggers.blogs​pot.com/
6. http://www.deluxetemplates.net​/
7. http://www.mytemplatebox.com/
8. http://www.wordpresstoblogger.​com/
9. http://www.finalsense.com/serv​ices/blog_templates/
10.http://btemplates.com/

Cara Membuat Animasi Cursor Mouse di Blogger


Cara membuatnya sangat simpel dan gampang (bahkan sangat mudah) langsung aja kita turun gunung OK, ikuti langkah-langkah di bawah ini :


1. Login ke Blogger + Tata Letak + Edit HTML dan berikan centang pada Expand Tempelate Widget (untuk jaga - jaga sebaik nya kamu Download Tempelate Lengkap kamu)

2. Kemudian kamu cari kode body { (untuk memudahkan pencarian kamu teken
Cntrl + F di keyboard kamu)

3. Seteleh ketemu kamu letakkan Script 
cursor:url("http://i49.tinypic.com/flvjtl.gif"),text; di bawah kode body {


4. Simpan

Mudah bukan cara membuatnya Oh yah, ganti tulisan yang berwarna birudengan url gambar crusor kamu ?. . .

Sabtu, 06 Agustus 2011

Twitter


Twitter mulai digemari akhir-akhir ini, selain untuk tuntutan standar pergaulan, tapi juga beberapa orang mulai bosan dengan facebook. Namun ternyata twitter sangat berbeda dengan facebook. Kebanyakan belum ada yang belum mengerti caranya twitteran. Bagaimana caranya twitteran, trik twitteran? Yuk, kita belajar bersama.

Setelah Anda punya account twitter, tentu Anda asing sekali di jejaring sosial ini. Saya perkenalkan yang umum kita temukan dalam
twitter.

DM = direct message → mengirim pesan pribadi
RT = retweet → tweet ulang / meneruskan tweet orang lain (istilah tweet di twitter = status di facebook)
fav = favorite → isitilahnya sama seperti bookmark, yaitu menyimpan tweet
del = delete → siapa sih yang belum tahu arti delete?
list = mengelompokkan account twitter tertentu

Langkah Pertama
Langkah pertama Anda adalah follow twitter teman. Berfungsi supaya kita dapat menerima update tweetnya. Jika Anda ingin memberitahukannnya untuk follow balik, lakukan mention, akan segera saya jelaskan.

Mencoba Mention
Mention, atau dalam facebook istilahnya 'tag'. Berfungsi untuk memberitahu mereka (yang kita mention / tag) bahwa kita ingin ngobrol.
Contoh (twitter saya @ladidanation):
- hello @ladidanation , follback dong!!
- @ladidanation gimana kabarnya??

Secara otomatis orang yang Anda mention mengetahui bahwa dia telah 'di-tag'.

Cara Membalas Tweet / Berkomentar
saat ini, ada 2 cara utk berkomentar / membalas tweet orang.
Cara yang sebenarnya:
dengan klik fitur reply yang sudah disediakan, kemudian kita tinggal mengetik komentar kita.

Cara yang salah, tapi populer:
menggunakan RT + komentar. Cara ini sebenarnya salah, tapi sudah umum ya sudahlah. Caranya klik fitur RT, kemudian beri komentar Anda sebelum tulisan RT.
Contoh (ketika sudah klik RT):
- wah bagi dong RT @ladidanation:lagi makan nasgor nih!!


Mengetahui Mention Kita
Di facebook istilahnya notifikasi atau pemberitahuan, Anda dapat mengetahui siapa yang mention Anda. Caranya klik pada replies, atau jika Anda menggunakan
twitter versi mobile, klik mentions, maka akan terlihat di sana siapa yang mention Anda. Kemudian Anda bisa membalas tweet tersebut dengan cara yang sudah saya jelaskan di atas.

Dari trik-trik di atas, sudah 80% Anda bisa bermain twitter. Untuk 20% nya akan muncul dari pengalaman Anda sendiri setelah bermain
twitter.

Tambahan bagi Anda pengguna mobile, twitteran akan lebih mudah dengan m.tweete.net atau m.tutwit.com. Namun saya cenderung ke tuitwit karena tuitwit adalah karya anak bangsa.

Seorang Ibu Kepada Anaknya

Anakku,


bagaimana kabarmu, apakah kamu baik-baik saja? Di rumah, ibumu juga sehat. Sekarang ini aku sedang memandangi cermin dan fotomu. Tiba-tiba aku menjadi sadar bahwa aku sudah mulai tua. Kerut merut di wajahku sudah semakin banyak dan aku tidak cekatan lagi seperti dulu. Aku sering iri padamu yang selalu ceria, riang, aktif dan penuh dinamika. Akupun pernah mengalami seperti itu dulu.

Anakku,

ketika menikah dengan 9ayahmu, aku tidak pernah membayangkan akan mempunyai anak seperti kamu. Sungguh, aku bangga padamu. Setelah engkau besar kini, aku baru sadar betapa kecilnya aku ini, betapa tidak berartinya aku. Engkau lahir dan tumbuh semata-mata karena mukjizat dan rahmat Tuhan belaka.
Tak kuingkari memang akulah yang mengandungmu selama sembilan bulan. Saat itu aku selalu gelisah menanti kelahiranmu. Aku selalu menjaga diriku agar bayi di perutku, yaitu kamu, sehat. Dengan susah payah dan sakit kulahirkan engkau. Aku termasuk beruntung karena tidak harus meninggal untuk melahirkanmu. Aku sampai menitikkan air mata bahagia saat mendengar tangis pertamamu yang lucu.

Engkau ini darah dan dagingku sendiri; engkau tumbuh dari bagian tubuhku namun engkau lahir keluar sebagai manusia yang baru sama sekali. Dalam beberapa hal kamu memang mirip aku tetapi selebihnya engkau sungguh baru.

Sejak kecil kurawat engkau dengan sangat hati-hati dan penuh kasih; engkau lebih kuperhatikan dari pada apapun yang pernah kumiliki. Kusuapi dan kususui engkau dengan air yang mengalir dari dadaku sendiri. Bila engkau menangis kugendong dan kuhibur. Kuberi engkau pakaian dan sepatu dan topi yang cocok untukmu. Tak lupa kubelikan juga mainan yang kau gemari; mobil-mobilan atau boneka-boneka yang lucu. Engkau masih ingat masa kecilmu, kan?

Setiap pagi dan sore kumandikan engkau. Bila kau ngompol atau e’ek di celana atau di popok, dengan sabar kubersihkan dan kuganti dengan yang baru.

Paling sedihlah aku, bila kamu sakit. Memang engkau waktu itu hanya makhluk kecil yang tidak berdaya, yang bisa saja kubuang ke kotak sampah atau ke selokan kalau aku mau. Tapi aku cinta padamu, engkau bagian dari hidupku sendiri. Maka kurawat engkau sungguh-sungguh, kubawa engkau ke dokter, kuusahakan agar kau mendapat vaksinasi dan makanan bergizi.

Anakku,

pada waktu masih kecil dulu, kamu sering rewel, ngambeg bila tidak diberi uang jajan, atau sulit bila disuruh mandi. Kau ingat betapa manjanya kamu. Setiap kali kau lari ke pangkuanku bila engkau bertengkar dengan kakakmu, bila dimarahi ayah, atau bila dinakali teman-temanmu. Aku menjadi saksi untuk masa kecilmu yang manja, sehingga aku tak sempat lagi mengurus diri atau pergi sesuka hati.

Kini engkau sudah dewasa,

aku bangga padamu, engkau harapanku. Namun aku sering sedih melihat kelakuanmu; kala engkau bermalas-malasan untuk bangun, kala bermain seharian tak tahu waktu. Hampir-hampir aku menangis bila kuingat betapa sulitnya menyuruhmu belajar, mengerjakan PR, atau mengingatkanmu untuk tidak membolos. Sepertinya kau tidak tahu bahwa ini semua demi kamu sendiri. Sungguh aku tidak bermaksud mau menyengsarakanmu dengan aturan-aturanku. Aku ingin engkau bahagia, bisa hidup pantas di tengah-tengah dunia yang penuh dengan persaingan ini. Kamu harus pandai supaya tidak mati tertelan jamanmu nanti.

Anakku,

betapa sedihnya aku, ketika aku kau tuduh orang tua kolot, orang tua yang tidak mengikuti jaman, atau orang tua kampungan. Aku ingin dipahami bahwa kalau kusuruh kau bergaul tidak sembarangan, berpakaian yang pantas dan mau menghargai orang lain, adalah sungguh-sungguh supaya kamu menjadi manusia yang bermoral, bukan begajulan yang menghancurkan hidupnya dengan mau hidup sebebas-bebasnya.

Kau lihat betapa banyak teman sebayamu yang sudah harus berhenti sekolah untuk mengasuh anak, betapa banyak teman seusiamu jatuh pada obat bius dan pornografi. Anakku, aku tahu engkaupun tidak ingin menjadi seperti itu.

Sungguh kalau aku keras dalam hal ini karena aku tahu betapa halusnya bujukan setan dan betapa beratnya hidup yang tidak tegas terhadap yang jahat. Aku ingin kau pun memahami itu. Hatiku akan hancur bila sikapmu selalu melawan aku, bila kau selalu menganggap dirimu benar sendiri.

Setiap malam aku berdoa untukmu, tak sekejap pun engkau hilang dari hidupku. Bila aku sedang memasak di dapur, yang kubayangkan adalah kepuasan makanmu dan juga kesehatan tubuhmu. Bila aku ikut membantu bekerja, yang kuinginkan engkau tidak terhambat karena biaya. Bila kubenahi kamarmu yang selalu berantakan yang kuinginkan agar kau krasan di rumah. Bila kubelikan kau baju-baju yang modis, aku ingin kau tidak malu pada teman-temanmu. Dan bila aku merawat kesehatan tubuhku sendiri, aku hanya ingin agar aku dapat lebih lama lagi mendampingi dan menyerahkan hidup kepadamu.

Sekarang ini kamu sudah dewasa, banyak hal sudah dapat kau lakukan sendiri. Lambat laun akan terasa bahwa hidupmu memang menjadi tanggung jawabmu sendiri; tidak ada seorangpun yang dapat menggantikannya termasuk ibumu ini. Mohon jangan kecewakan aku dengan sikap keras kepalamu yang kekanak-kanakkan itu. Aku tidak cemburu kalau kamu sekarang sudah melebihi aku dalam segalanya. Aku malah bangga karena Tuhan sudah berkenan membiarkan aku ikut menyaksikan pembentukkan hidupmu. Seperti sebatang lilin, hidupku sudah meleleh habis… dan sebentar lagi pasti akan padam… untuk menerangi hidupmu, anakku. Kini engkau sendiri sudah mulai menyala, lebih terang dari yang kupunya.

Anakku,

kalau engkau memang sulit menerima aku yang sering rewel, kolot atau lamban ini, aku mohon paling tidak kamu mau menghormati ayahmu. Sepanjang hari setiap hari selama bertahun-tahun dia bekerja keras untukmu, hingga tubuhnya lemah, hingga kulitnya kerut merut tertimpa banyak penderitaan. Cintanya padamu membuatnya tidak malu untuk bekerja di tempat-tempat yang kotor, membuatnya tahan duduk berjam-jam menangani tugas-tugas yang membosankan, dan membuatnya setia menjagai kita semua.

Dia juga hanya ingin agar kita ini berbahagia. Anakku, jangan sia-siakan cintanya. Jarang sekali dia mengeluh kala menghadapi beratnya beban kehidupan, tugas-tugas berat dan tuntutan anak-anaknya. Di hadapan kita, dia selalu tersenyum dan tertawa gembira. Kadang-kadang aku merasa kasihan kepadanya kalau dia tidak bisa pulang seharian, kalau tubuhnya yang sudah kecapaian itu harus dipaksa untuk bekerja lagi. Saya sendiri sering merasa bersalah karena rasanya hanya memperlakukan ayah seperti kuda beban atau sapi perahan. Kita bisa beli ini itu, bisa pergi ke sana kemari atau bermain-main dengan santai di rumah, sementara itu dia hanya puas dengan secangkir kopi dan baju yang itu itu saja, dia juga tidak mempunyai banyak waktu untuk bersantai-santai seperti kita. Sungguh anakku, aku mohon hormatilah ayahmu.

Akhirnya,

sebagai orang tuamu aku minta maaf kalau selama ini aku kadang-kadang egois, menuntut terlalu berlebihan, kolot dan keras terhadapmu. Maafkan aku bila aku kurang mengerti kebutuhan-kebutuhan dan dunia mudamu. Kadang aku masih menganggapmu seperti anak-anak yang harus kuatur segalanya agar tidak keliru. Maafkan aku anakku, yang membuat banyak kesalahan atau malah menyengsarakanmu, yang tidak dapat mencintai dengan cara yang cocok dengan keinginanmu. Kata maaf darimu adalah hadiah yang paling kutunggu.

Anakku,

aku sudah kangen kamu. Ingin rasanya kubisikkan aku sayang kamu. Hanya peluk ciumku untukmu.
ibumu


(Renungan oleh: Thomas Soebandriyo)

“Ayah sejatiku no 1″

Ayah kau adalah pembelajaran
Sekumpulan ilmu yang harus dipraktekkan
Kau pukul aku dengan cambuk ingatan
Agar lebih bermakana untuk kampung negara

Kini sudah usang kulitmu Ayah
Tapi setiap kerut kulitmu adalah pengalaman
Kau didik aku
lewat khas militer terbaikmu

Beliyau berikan waktu yang tepat untuk tidur
Dan tak ada kata keluar malam
Waktu harus dikerjakan secara tepatnya
Seketika aku salah beliyau lari untuk sopaniku

Rahasia hitam putih adalah hobimu ayah
Dengan mentri dan pion jalankan lalu habiskan malam
Tanpa bintang seterang matahari
Aku disini selalu mendoakan kesehatanmu ayah sayang

“Sahabat”

Masa sekolah masa bermain
Sekelas kita berkawan
Tertawa bersama
Mengejar bus berdua

Sahabat usai sudah sekata
Dua kota kembang dan banjir
Aku yang pergi dulu
Untuk cari seperangkat kotak

Eh kita bertemu lagi
Kembali bangkit bantuanmu lagi
Saling menolong adalah misi kita
Menggapai sukses bersama semangat

Sebungkus nasi 2500 masih terngiang
Dibagi dua sudah pasti tak kenyang
Sahabat sudah tertanam dihati
Sekali sahabat tetap selamanya


By.cha cha

“Sahabat sejati”

Banyak yang mengartikan persahabatan sejati
Memiliki makna berbeda di tiap daerah
Tetapi tetap satu utama intinya
Saling adil dalam memberi

Tanpa ada kaitan ini lemah tak berdaya
Sedikit perbedaan bawa aku perbaikan
Persahabatan kita teruji 4 musim
Tetap berbagi ditiap musimnya

Aku memegang kartumu kartu as dan king
Tapi semua terjaga sempurna
Bebaskan sikap liarku
Liar untuk berkawan

Contoh persahabatan cinta sejati ini
Akan selalu kita bawa sampai keriput
DAn ceritakan kepada anak cucu kita

Salju Ramadhan

Penghujung tampak berakhir
Sanak saudara bergema sempurna
Selera hidang nikmat dipandang
Tapi tunggu sinar tenggelam

Kutahan semua rasa dahaga
Kucabut luruh jelek dunia
Terasa sungguh nikmat
Kita yang ambil sarinya

Sudah jauh kita tak berjumpa
Lebih dari seputar matahari
Kangen rindu ada di jemari
Tapi aku datang lewat tulisan

Maafkan aku dihari fitri
Untuk selama kita berkawan
Tak ada dosa antara kita kini
Lebar semua untuk masa depan yang sempurna

“Ibuku Perisai Hatiku”

Rumahku sembilan bulan lamanya
Sayangmu sudah kurasakan detik itu juga ibu
Langkahmu capekmu semestapun haru
Dalam belaian sedalam lautan
 .
Beliyau tidak meminta
Beliyau ikhlas apa adanya
Membelai tulus dipangkuannya
Gunung intan pun tak mampu samainya
 .
Sopankah kita menyapanya
Lembutkah jemari ini untuknya
Rasakan warna sentuhan selamanya
Jangan lukai perasaan sedih untuknya
 .
Maafkan aku ibu, jika aku pernah kasar padamu
Aku anakmu yang belum cukup bahagiakanmu
Seringkali masih datang meminta bantuanmu dan membuat hatimu bimbang ibu atas kabarku
Sampai kapankah kesempatan ini masih ada untuk melihatmu?

Hilang

Mungkin.....
Kita akan segera berpisah.
Bahwa kau akan pergi namun entah kapan kembali.
Harus ku akui perpisahan kali ini,,, menyakitkan hati.

Tuhan.....
Ku mohon tegarkan diriku.
Untuk,,, melepaskan dirinya.
Dia,,, yang masih ku cinta, harus meninggalkan diriku.

Jika,,,memang perpisahan adalah jalan terbaik untuk kita berdua.
Akan ku relakan kulepas dirimu untuk meninggalkan ku.
Slamat jalan pujaan ku.

Dan....
Bila ku sesali itu memang karnaku kehilangan dirinya.
Karna ku tau cintaku padamu.
Tak akan mampu selamanya.

Jayalah Sachieku


Tegap lngkah pasti tak kenal letih lelah
Kau hantarkan jiwa asa dan cita
Mendidik membina insan berdaya guna
Munuju gerbang masa depan bangsa

Muitara timur pangkal perjuangan
Terpancar gemilang
Menyinari bunga citra Indonesia
Yang tersenyum ceria

S M A Negeri 1 Cikampek
Kau dewi sachie candra gemilang
Hadirmu laksana cahya pelita
Cakrawala hati

S M A Negeri 1 Cikampek
Kau rahmat Tuhan yang maha kuasa
Smoga kau tetap jaya selamanya
Bagai bintang di angkasa

Oh Tuhan lindungilah dia
Berkatilah tekad dan jiwanya
Tetap tegar teruslah berkarya
Jayalah sachie ku

X-6 (Sepuluh Enam) 10-11


1. Agung Kurnia Ramadhan 2. Aini Nursyahbani 3. Ani Cahyani 4. Annisa Pertiwi 5. Aryadi Muhamad Jamin 6. Aulia Rahman 7. Candy Novelieta 8. Daru Kurnia 9. Dini Ayu Nandani 10. Ela Wangsih 11. Esa Alamsyah 12. Evi Alfiani 13. Hery Eka 14. Hendric Hariansyah 15. Haryanto Parlindungan S 16. Iin Sulistina 17. Ikhsan Fadillah 18. Iyan Nuryanah 19. Lela Sari 20. Lia Anggraeni 21. Lindri Irawati 22. Mirasari 23. Mitha Nur Octavianti 24. Muhamad Tomy 25. Muhammad Akbar 26. Neng Mayang 27. Novian Indra Kurniawan 28. Nurfitriani 29. Rahayu Bella 30. Rahmawati Yulianingsih 31. Rindinar Purwati 32. Robi Sugara 33. Rohmalia Solihat 34. Siti Fatimah A 35. Suminar 36. Sutiyasa Yusuf 37. Tara Freska Thouselak 38. Tri Karmiyati 39. Upik Cahya Ningrum Arie 40. Vania Tamariska 41. Veronika Indah Septiriyani 42. Willy Angraini 43. Windy Wahyuni 44. Yeni Karyani 45. Yuni Apriyani



BERHATI-HATILAH DARI PARA PRIA BERBULU DOMBA



“Tiba-tiba lelaki yang ku kenal baik, berubah menjadi buas, aku pun tak berdaya untuk melawan dan……. Akhirnya kesucian ku terenggut.!!!”

Begitu kutipan dan penggalan pengalaman, sebut saja Bunga,, yang hancur masa depannya seperti dilansir sebuah harian ibukota. Sedih, pastinya begitu. Betapa tidak, kesucian yang dijaga sejak lama yang hanya akan dipersembahkan kepada lelaki yang sudah sah sebagai suami, kini pecah dalam beberapa saat.

Bunga tak sendiri. Masih banyak Bunga-Bunga lain yang ‘madunya sudah dihisap oleh kumbang jantan’. Ada yang frustasi, tak sedikit pula yang “menjual” diri karena kecewa dengan perlakuan pacar yang tak bertanggung jawab. Seperti yang dialami oleh Kembang(21), sebut saja begitu, seorang mahasiswi di kota kembang yang menjadi pramunikmat di sebuah diskotik. Dara yang berasal dari keluarga berada ini mengaku memberikan kegadisannya kepada lelaki yang ia anggap baik dan berjanji menikahinya. “Karena aku sangat mencintainya, aku pun memberikan “segalanya" pada dia, karena janjinya akan menikahiku”, ungkapnya getir.

Tapi apa yang terjadi.?? Lanjutnya gusar, “Empat tahun hubunganku dengannya sia-sia saja. Apa lagi saat ku katakana padanya, bahwa aku tengah “berbadan dua”, dia pun tak peduli bahkan menyuruhku menggugurkannya. Aku pun menurutinya”. Inikah namanya CINTA.?????????

Survei Membuktikan……………..

Sebuah penelitian yang sempat menyentak semua kalangan, dilakukan oleh Lembaga Studi Cinta dan Pusat Pelatihan Bisnis dan Humaniora (LSC Pusbih). Hasilnya, hampir 97,5% mahasiswi di Yogyakarta sudah kehilangan keperawanannya. Yang lebih mengenaskannya lagi, ternyata semua responden mengaku melakukan hubungan seks diluar nikah tanpa paksaan alias dilakukan suka sama suka. Nah lho…….!!!

Kita sudah berkali-kali dikejutkan dengan hasil penelitian serupa. Mulai dari penelitian “kumpul kebo” tahun 1984 yang lalu, hingga penelitian sejenis yang banyak dilakukan diberbagai kota di Indonesia. Hasilnya, membuat kita mengelus dada…. Betapa rusaknya generasi muda sekarang.

Kenapa terjadi..???

Seperti seloroh orang yang pernah menjadi orang nomor satu di negeri ini, “dari mata turun ke hati turun ke celana” sungguh sangat mengenaskan dan benar-benar terjadi. Isyarat mata yang penuh makna mendapat sambutan hangat, saling sapa dan berbincang, berlanjut hingga hati menjadi “klick”. Berpisah membuat makan tak enak, tidur pun tak nyenyak. Dibenak yang terbayang hanya si dia, lagi-lagi si dia.

Pertemuan pun berulang kembali dalam tahap mengungkap rasa, “nembak”, begitu istilah gaul kawula muda sekarang. Bahagia rasanya bagi sang dara karena yang ditunggu tibalah saatnya, dia pun mengangguk setuju untuk “jalan bareng” dalam suka dan duka. Ada rindu menggebu bila tak bertemu, ada cinta yang bersemayam dalam dada. Bila bersua ada kasih yang terukir dalam diri untuk pujaan hati….

Sudah biasa ditebak, seperti sebuah iklan, kesan pertama begitu menggoda selanjutnya penuh dosa…. Pegangan bahkan sampai dengan hal yang belum patut dilakukan seperti pengakuan Bunga dan Kembang tadi. Bisa sudah pacaran, istilah gaul jalan bareng, hampa tanpa pegangan, dan maaf…… selanjutnya andapun bias menebaknya, karena tak pantas kami ungkapkan.

Islam telah mewanti-wanti agar tidak mendekati zina. Norma yang bersifat pencegahan ini lebih efektif dalam menjaga hal yang tidak baik. Menundukan pandangan, istilah anak “ta’lim ghadul bashar” adalah permulaan yang sangat bagus. “katakanlah kepada wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya….” (Q.S. An-Nuur : 31).

Memandang pun dilarang, apa lagi lebih dari itu. Apakah ada orang yang berpacaran menjaga pandangan.?? Apakah ada orang yang berpacaran tanpa jalan bareng dan berdua-duaan ditempat yang sepi.?? Laki-laki mana yang berpacaran tanpa pegang sana pegang sini.??

Ketahuilah wahai adik” dan kakak” ku, jika kalian mencintai laki-laki dengan jalan yang salah, maka akhirnya pun akan salah, “menyesal”. Laki-laki seperti itu sebenarnya tidak serius dalam menjalin kasih denganmu. Jika memang serius, tentu ia akan masuk lewat pintu resmi sebagaimana yang diajarkan oleh agama kita. Tak mengenal pacaran apalagi jalan bareng. Kebanyakan mereka mengaku pacaran hanya untuk “having van”, maka jangan heran bila meninggalkanmu begitu saja setelah “madu” dihisap dan mencampakan dirimu begitu saja.

Laki-laki, apalagi pada zaman sekarang, berfikir seribu kali-sekali lagi, seribu kali untuk memilih pendamping hidup yang tidak perawan dan mana mau menikah dengan wanita yang sudah “turun mesin”, istilah gaul anak lelaki sekarang.

Sementara sekarang sudah banyak remaja putri kehilangan, minimal harga diri. Kalaupun keperawanan masih utuh, yang lain..??? Karena itu, jagalah harga dirimu, karena mekarmu hanya sekali………

Jumat, 05 Agustus 2011

Asal Mula Desa Pucung


          Awal kisah, dulunya Desa Pucung hanyalah hutan yang di penuhi dengan pohon karet dan pohon-pohon lainnya.

          K.H. Toebagoes Entol keturunan Kerajaan Mataram yang dulunya adalah seorang perajurit perang, putra sulung dari salah satu anggota kerajaan. Ia ditugaskan oleh Ayahnya untuk ikut perang dalam peperangan  Batavia yang terjadi di Jakarta, Ia tidak boleh pulang oleh ayahnya sebelum perang usai dan memenangkan peperangan itu. Karana peperangan terjadi cukup lama, K.H. Toebagoes Entol pun kehabisan perbekalan dan alat-alat untuk perang. Akhirnya K.H. Toebagoes Entol pun pergi dari peperangan untuk mencari perbakalannya dan mencari perajurit baru yang mau ikut berperang untuk membela bangsa Indonesia.

          Setelah berminggu-minggu K.H. Toebagoes Entol berkelana mencari perbekalan dan perajurit baru, akhirnya K.H. Toebagoes Entol pun sampai disuatu daerah yang terletak di sebelah utara pulau jawa (yang pada saat itu, daerah tersebut belum ada namanya). K.H. Toebagoes Entol pun menetap di daerah tersebut dan membuat gubuk yang kecil hanya terbuat dari bambu-bambu yang disusun-susun. Setelah bertahun-tahun K.H. Toebagus Entol tinggal didaerah tersebut dan mulai terbiasa dengan daerah tersebut, juga sudah mulai akrab dengan penduduk sekitar. K.H. Toebagoes Entol pun akhirnya mendirikan perkumpulan pelatihan keperajuritan, untuk persiapan peperangan yang tiba-tiba saja bisa terjadi. Di Perkumpulan tersebut, K.H. Toebagoes Entol megajarkan kepada masyarakat tentang berperang yang baik dan melatih bela diri untuk jaga-jaga.

          Akhirnya setelah dianggap orang paling berpengaruh di daerah tersebut oleh warga sekitar, K.H. Toebagoes Entol pun mulai dihormati dan di segani oleh warga-warga sekitar. Berkat ketekunan beliau juga, banyak warga-warga dari daerah luar ingin bergabung dengan perguruan K.H. Toebagus Entol dan juga banyak petani-petani yang berdatangan ke rumah beliau yang ingin meminta do’a restu untuk memanen sawah-sawahnya.

          Waktu pun bertambah, di usia kesekian tahunlah (tidak ada satu orang pun yang mengetahui wafatnya K.H. Toebagoes Entol) K.H. Toebagoes Entol meninggal dunia dan tidak sedikit warga-warga sekitar merasa kehilangan dan merasa bersedih atas meninggalnya K.H. Toebagoes Entol. 

          Akhirnya jasad K.H. Toebagoes Entol pun di makamkan di rumahnya sendiri dan banyak sekali warga yang mengikuti pemakaman K.H. Toebagoes Entol.

          Tanpa sadari oleh warga sekitar, makam K.H. Toebagoes Entol banyak di tumbuhi oleh pepohonan picung yang baru pertama tumbuh di daerah tersebut. Tumbuhan picung tersebut berkhasiat untuk mengobati luka-luka parah maupun terkena gigitan ular.

         Untuk mengenang jasa K.H. Toebagoes Entol, warga sekitar pun mendirikan bangunan untuk melindungi makam K.H. Toebagoes Entol. Dan akhirnya warga sekitar pun menamai daerah mereka dengan “PUCUNG” yang diambil dari nama tumbuhan yang tumbuh di makam K.H. Toebagoes Entol dan juga yang pertama tumbuh didaerah tersebut, yaitu tumbuhan “PICUNG”.

          Makam K.H. Toebagoes Entol pun masih ada sampai sekarang dan terjaga rapih. Makam tersebut terletak di pemakaman Cipondoh perbatasan antara Desa Wancimekar dan Pucung. Pemakaman Cipondoh sendiri adalah tanah waqaf dari K.H. Toebagoes Entol. Tanah tersebut pun, akhirnya dijadikan pemakaman sampai sekarang…….






The End

You Smile

Oh
Yeah
Mmmm

I’d wait on you forever and a day
Hand and foot
Your world is my world
Yeah
Ain’t no way you’re ever gon’ get
Any less than you should
Cause baby
You smile I smile (oh)
Cause whenever
You smile I smile
Hey hey hey

Your lips, my biggest weakness
Shouldn’t have let you know
I’m always gonna do what they say (hey)
If you need me
I’ll come right there
From a thousand miles away
When you smile I smile (oh whoa)
You smile I smile
Hey

Baby take my open heart and all it offers
Cause this is as unconditional as it’ll ever get
You ain’t seen nothing yet
I won’t ever hesitate to give you more
Cause baby (hey)
You smile I smile (whoa)
You smile I smile
Hey hey hey
You smile I smile
I smile I smile I smile
You smile I smile
Make me smile baby

Baby you won’t ever work for nothing
You are my ins and my means now
With you there’s no in between
I’m all in
Cause my cards are on the table
And I’m willing and I’m able
But I fold to your wish
Cause it’s my command
Hey hey hey

You smile I smile (whoa)
You smile I smile
Hey hey hey
You smile I smile
I smile I smile I smile
You smile I smile
Oh

You smile I smile

You smile I smile

Anak-anak Blehemm.

A R A M I S  adalah salah satu grup musik paling fenomenal di SMA Negeri 1 Cikampek. Mereka berhasil mengkolaborasikan lagu Mungkinkah "Stinky" dengan lagu dangdut. Dan mendapatkan respond yang sangat bagus dari masyarakat SMA Negeri 1 Cikampek.